Senin, 19 Januari 2015

Kiat Membuahkan Durian di Luar Musim



Siapa sih yang tidak kenal dengan buah durian? Semua orang mungkin sudah tahu rasa buah durian dan setiap tahun selalu ditunggu musim panennya. Di setiap daerah selalu ada varietas-varietas unggul yang disukai dari rasa, aroma, warna dan kelegitannya. Tengok saja Petruk , Bajul, Matahari, Sunan, Sukun, Sitokong dan masih banyak lagi varietas-varietas lokal dengan keunggulannya masing-masing.   Buah yang bernilai ekonomis tinggi ini memang berbuah setahun sekali, yaitu sekitar bulan agustus-nopember ( tidak semua daerah sama). Namun bukan berarti durian tidak bisa dibuahkan di luar musim. Berikut saya kasih tahu kiat untuk membuat durian berbuah di luar musim.
Teknik pembuahan durian di luar musim sudah banyak dilakukan pada jaman nenek moyang kita doeloe dengan cara mekanis antara lain:

1.       Kerat, yaitu mengerat pembuluh floem (kulit pohon) melingkar sepanjang lingkaran pohon sampai kelihatan pembuluh xylem (kayu pohon)
2.       Pruning yaitu dengan cara memangkas daun , cabang dan ranting hingga pohon gundul atau tersisa sedikit daun.
3.       Pelukaan, dengan cara melukai pembuluh floem dengan benda tajam, bisa dengan mengerok, mencacah, memaku atau mengiris kulit kayu.
4.       Pengikatan, yaitu dengan cara mengikat erat pohon dengan kawat hingga transport hasil fotosintesis pembuluh floem terhambat.
5.       Stressing air: tidak menyiram tanaman hingga mencapai titik layu permanen, kemudian dengan tiba-tiba melakukan penggenangan perakaran  dan pangkal batang hingga jenuh air dalam waktu tertentu.
Kelima teknologi konvensional ini pada prinsipnya adalah merubah perbandingan unsur carbon (C) dan nitrogen (N) dalam tanaman. Tapi cara konvensional ini punya kelemahan yaitu tak terukur dan hanya kira-kira. Kalau aplikasinya kebetulan pas, ya buah durian akan muncul alias berhasil. Tapi kalau tidak pas ya gagal maning…gagal maning…
Tapi jangan kuatir masih ada cara lain yang lebih terukur yaitu Membuahkan durian diluar musim dengan ZPT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar